Misteri Pembunuhan Janda Cantik seorang Karyawati Bank di Lembang Jawa Barat

Polisi Ungkap Fakta Baru Pembunuhan Ella Karyawati Bank Cantik

Rachmadi Rasyad - detikNews


Bandung Barat - Karyawati bank Ella Nurhayati (42) dibunuh pada Selasa (11/9/2018) lalu di kediamannya. Di tubuhnya terdapat 28 tusukan, yang sebagian berada di organ vital. Polisi masih menyelidiki kasusnya. Fakta terbaru, ditemukan jejak kaki di sekitar jasad korban ditemukan. Ukurannya lebih besar dari kaki korban.

Hal itu dikatakan Kasatreskrim Polres Cimahi AKP Niko N. Adiputra kepada detikcom, Senin (17/9/2018) malam. "Jejak kaki benar kita temukan ada di TKP," kata Niko.

Jejak kaki yang ditemukan di TKP, kata Niko, memiliki ukuran yang lebih besar dari korban yang mempunyai ukuran sepatu 36 dan 37.
"Di jejak kaki tersebut yang kita temukan intinya atau faktanya adalah lebih besar daripada yang dimiliki oleh korban," sambung Niko.

Adapun letak jejak kaki tersebut, sambung Niko, masih berada di TKP dan jaraknya tidak jauh dari ditemukannya korban tergeletak bersimbah darah.

"Letak jejak kaki tadi berada di sekitar TKP atau masih berada di dalam rumah tidak jauh kurang lebih 50 centimeter dari jarak koran tergeletak," kata Niko.

Niko mengatakan akan melakukan penyidikan lebih lanjut untuk memastikan siapa pemilik jejak kaki tersebut.

"Nanti akan kita sampaikan apakah itu punya korban atau tidak yang pasti itu berkaitan dengan TKP dan olah TKP yang telah kita lakukan," tutur Niko.

Ella ditemukan tewas di Kampung Pangragajian, RT 3 RW 9, Desa Kayuambon, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (11/9/2018). Saat kejadian ia tengah bersama anak semata wayangnya yang berkebutuhan khusus berumur 16 tahun. Anaknya selama ini tinggal bersama mantan suaminya. Hanya saat libur, ia diantarkan ke rumah korban. Kematian janda cantik itu menyisakan duka bagi keluarga maupun kerabatnya.

Berikut ini sejumlah fakta yang dihimpun detikcom hingga Rabu (12/9/2018) malam:

1. Ella Berprofesi Sebagai Karyawan BUMN

Ella sehari-harinya kerap disibukkan dengan pekerjaannya. Korban berkerja dari pagi hingga sore hari. Diketahui, korban tercatat sebagai karyawan BUMN yang bergerak di sektor perbankan di daerah Setiabudi, Kota Bandung.

"Jadi, untuk korban ini Ella Nurhayati umur diperkirakan 42 tahun untuk pekerjaan karyawan BUMN," kata Kapolsek Lembang Dedi Hermayadi.

2. Ella Dikenal Sebagai Pribadi Yang Baik

Ella merupakan anak ketiga dari lima bersaudara. Di keluarganya, korban kerap dipanggil 'Yayang' sebagai tanda cinta. Korban pun dikenal sebagai pribadi yang tertutup tapi baik hati di mata keluarga dan kerabatnya.

"Pastilah (kehilangan). Temen curhat banget, temen curhat yang baik. Baik, murah senyum, ga ada cacat, dan ga pernah ada masalah sama temen," ungkap rekan kerja Ella, Ani Yuliani, sambil menangis di pemakaman.

3. Ella Ditemukan Tewas oleh Tetangganya

Korban pertama kali ditemukan tewas oleh tetangganya bernama Deni Irawan (36). Jarak di antara rumah korban dan tetangganya tidak terlalu jauh. Sebelum menemukan korban tewas, Deni mendengar suara jeritan anak korban bernama MA (16).

"Anak itu minta tolong sambil bilang ibu gogog ibu gogog. Saya kira digigit sama gogog. Pintu dalam keadaan dikunci, saya bilang ambil kuncinya," ungkap dia ketika ditemui di kediamannya.

4. Ketika Kejadian Ella Ada di Rumah Bersama Anaknya

Sehari-hari, Ella tinggal seorang diri di rumahnya. Namun jika akhir pekan atau hari libur anak korban kerap berkunjung diantar oleh mantan suaminya. Ella bercerai dengan mantan suaminya sejak 2004 lalu. Kasatreskrim Polres Cimahi Niko N. Adiputra mengatakan ketika kejadian korban berada di rumah bersama anaknya.

"Kalau di dalam rumah tidak ada. Kalau kebiasaan sehari-hari biasanya korban sendiri tapi pas saat kejadian ada dua orang korban dan anaknya," ungkap Niko di Mapolres Cimahi, Rabu (12/9/2018).

4. Anak Ella Berkebutuhan Khusus

MA (16) ada bersama korban ketika kejadian berlangsung. Dia bersekolah di SLB yang terletak di Kota Cimahi.

"(Anak korban) itu butuh perlakuan yang khusus sehingga kami akan lakukan untuk agenda pemeriksaan kejiwaan," kata Niko. Hingga kini polisi masih memeriksa anak korban
Share This :



sentiment_satisfied Emoticon